国际法
Bidang hukum internasional di Tiongkok memiliki sejarah panjang dan fondasi yang mendalam, khususnya di bidang hukum internasional publik, hukum internasional privat, dan hukum ekonomi internasional, di mana bidang ini memegang peranan penelitian dan praktik yang mutakhir. Mahasiswa akan secara sistematis mempelajari sistem hukum global dan memperoleh keterampilan hukum yang diperlukan untuk menangani sengketa internasional dan mempromosikan kerja sama internasional, sehingga memberikan dukungan hukum untuk partisipasi dalam tata kelola global dan Inisiatif "Belt and Road". Pengaruh Tiongkok yang semakin besar dalam organisasi internasional menawarkan platform pengembangan yang luas bagi para profesional hukum internasional.
Program studi ini dibangun di atas tiga pilar hukum internasional publik, hukum internasional privat, dan hukum ekonomi internasional, yang mencakup beragam pengetahuan seperti hubungan internasional, organisasi internasional, hukum perjanjian, aturan perdagangan dan investasi internasional, serta mekanisme penyelesaian sengketa transnasional. Melalui analisis kasus dan praktik simulasi, program ini mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk memahami dan menerapkan norma hukum internasional, menganalisis isu-isu hukum global, dan mengusulkan solusi.
Persaingan di bidang hukum internasional sangat ketat, dan beberapa posisi mensyaratkan kewarganegaraan. Mahasiswa asing mungkin menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan perbedaan antara sistem hukum Tiongkok dan sistem hukum negara asal mereka, serta kesulitan bahasa dan isi ujian advokat Tiongkok.
Certification Name
Sertifikat Kualifikasi Profesi Hukum Republik Rakyat Tiongkok
Certification Exam
Ujian Yudisial Tiongkok (untuk mahasiswa asing yang ingin berpraktik hukum di Tiongkok; ujian ini cukup sulit).
Lulusan yang mengambil spesialisasi hukum internasional biasanya memulai dengan gaji yang lebih tinggi, dan potensi penghasilan mereka meningkat secara signifikan seiring dengan bertambahnya pengalaman dan pengembangan profesional, terutama di dalam organisasi internasional dan firma hukum bergengsi.
Mahasiswa yang memiliki minat mendalam terhadap urusan internasional dan tata kelola global, serta memiliki kemampuan berpikir logis yang sangat baik, keterampilan berbahasa, dan kemampuan beradaptasi lintas budaya.
Tidak cocok untuk mahasiswa yang tidak tertarik pada teori hukum, atau tidak bersedia menghadapi hubungan internasional yang kompleks dan tantangan lintas budaya.